FINCESTEM SMAN 1 BELITANG : “BELAJAR MELAMPAUI RUANG KELAS”
Pembelajaran Berbasis Pengalaman & Pembelajaran Mendalam
Pendidikan pada jenjang Sekolah Menengah Atas tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang mampu mengembangkan pengetahuan, keterampilan, karakter, dan kompetensi peserta didik secara utuh. Kegiatan kokurikuler menjadi ruang strategis untuk menghubungkan konsep yang dipelajari di sekolah dengan berbagai fenomena sosial, budaya, ekonomi, lingkungan, sains, dan teknologi.
SMA Negeri 1 Belitang mengembangkan kegiatan kokurikuler bertema FINCESTEM (Financial, Culture, Exploration, and STEM) sebagai pembelajaran berbasis pengalaman yang mengintegrasikan literasi finansial, kebudayaan, eksplorasi, serta Science, Technology, Engineering, and Mathematics. Pelaksanaannya dibagi menjadi dua ruang pembelajaran, yaitu FINCESTEM di Kabupaten OKU Timur dan FINCESTEM di luar Kabupaten OKU Timur.
Implementasi Ruang Pembelajaran
FINCESTEM di Kabupaten OKU Timur
FINCESTEM di Kabupaten OKU Timur menjadikan potensi daerah sebagai laboratorium pembelajaran nyata. Peserta didik mengkaji aspek finansial melalui kebanksentralan, koperasi, perbankan mini, pengelolaan keuangan, transaksi, investasi, dan ekonomi lokal. Eksplorasi budaya dan potensi sumber daya dilakukan melalui kajian serta observasi terhadap pertanian, perkebunan, dan perikanan, termasuk komoditas lokal, teknik budidaya, kearifan masyarakat, dan pengelolaan sumber daya alam. Pendekatan STEM diterapkan melalui pemanfaatan teknologi budidaya, perancangan alat sederhana, serta analisis matematis terhadap produktivitas, biaya, pendapatan, dan keuntungan. Hasil kegiatan kemudian diolah menjadi laporan dan dokumentasi video kreatif sebagai bentuk analisis, refleksi, dan publikasi pembelajaran.
FINCESTEM di Luar Kabupaten OKU Timur
Sementara itu, FINCESTEM di luar Kabupaten OKU Timur dilaksanakan melalui perjalanan pembelajaran Belitang–Semarang–Malang–Bromo–Yogyakarta–Belitang. Keragaman potensi setiap daerah menjadi sumber belajar kontekstual bagi peserta didik untuk mengeksplorasi pendidikan, ekonomi, kebudayaan, agribisnis, ekonomi kreatif, teknologi, geologi, vulkanisme, lingkungan, pariwisata, serta kehidupan masyarakat. Peserta didik melakukan observasi, wawancara, pengumpulan dan analisis data, dokumentasi, diskusi, penyusunan laporan, pengembangan produk, dan refleksi.
Pendekatan Pembelajaran Mendalam & Dimensi Profil Lulusan
Kegiatan FINCESTEM dilaksanakan melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam yang memberikan pengalaman belajar kontekstual dan bermakna. Peserta didik terlibat secara aktif dalam mengamati, mengeksplorasi, mengumpulkan dan menganalisis informasi, menghasilkan gagasan dan karya, serta melakukan refleksi berdasarkan pengalaman nyata. Melalui proses tersebut, kegiatan FINCESTEM diarahkan untuk mengembangkan dimensi Profil Lulusan yang meliputi Penalaran Kritis, Kreativitas, Kewargaan, dan Kemandirian.
Penalaran Kritis
Mengamati, merumuskan pertanyaan, mengumpulkan data, membandingkan informasi, menganalisis sebab akibat, dan menarik kesimpulan.
Kreativitas
Mengembangkan gagasan, merancang solusi, mengolah informasi menjadi produk, dan memperbaiki hasil berdasarkan umpan balik.
Kewargaan
Menghargai budaya, menjaga lingkungan, menaati aturan, menghormati masyarakat, dan memahami keberagaman.
Kemandirian
Mengelola perlengkapan, waktu, tugas, data, dan tanggung jawab pribadi.
Fokus utama asesmen: Penalaran Kritis dan Kreativitas. Kewargaan, Kemandirian, dan Komunikasi menjadi dimensi pendukung yang memperkuat proses pembelajaran.
4 Pilar Inti FINCESTEM
Keempat pilar dirancang saling berkelindan untuk menciptakan pemahaman holistik bagi para siswa.
Literasi & Analisis Usaha Tani
Fokus pembelajaran mencakup pengenalan instrumen perbankan syariah, simulasi portofolio tabungan pelajar berbasis SimPel, penyusunan neraca laba-rugi sederhana bagi sentra beras Belitang, serta adopsi pembayaran nirsentuh QRIS lokal.
Harmoni & Warisan OKU Timur
Ekspedisi Geospasial & Irigasi
Agroteknologi & Inovasi Sains
Capaian Pembelajaran
Evaluasi komprehensif mengukur 4 klaster kompetensi abad 21 melalui rubrik asesmen autentik:
Alur Pelaksanaan Kegiatan
Pra-Kegiatan & Pembekalan
Bulan 1Sosialisasi modul, pembentukan kelompok lintas minat, pembagian LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik), serta workshop perumusan hipotesis penelitian.
5 Hari Lapangan Terpandu
Bulan 2Eksplorasi riil ke stasiun irigasi Komering, sentra industri kriya, laboratorium pertanian terapan, dan wawancara pelaku UMKM lokal Belitang.
Pengumpulan Portofolio & LKPD
Bulan 3Digitalisasi data observasi, kurasi video esai kebudayaan, pembuatan mock-up purwarupa alat, dan asistensi intensif dengan guru pamong.
Expo Karya & Gelar Budaya 2026
PuncakPameran akbar stan STEM, pagelaran seni kolaboratif, penyerahan e-sertifikat prestasi kokurikuler, dan penganugerahan Tim Inovator Muda FINCESTEM.
Visi Pembelajaran Holistik
Dengan demikian, FINCESTEM menghadirkan pembelajaran dari potensi lokal menuju wawasan yang lebih luas. Peserta didik tidak sekadar mempelajari konsep, tetapi mengalami, mengamati, menganalisis, membandingkan, dan menghasilkan karya dari berbagai sumber belajar. Melalui eksplorasi OKU Timur hingga Semarang, Malang, Bromo, dan Yogyakarta, peserta didik diharapkan mampu mengenali potensi daerahnya, memperluas wawasan, serta menerapkan pengetahuan dan keterampilan untuk menghasilkan gagasan dan solusi yang kreatif, inovatif, dan berkelanjutan.
Siap Memulai Petualangan?
Akses LKPD interaktif, monitor progres tim Anda, dan verifikasi sertifikat kokurikuler resmi SMAN 1 Belitang.
FINCESTEM di Kabupaten OKU Timur
Potensi Daerah sebagai Laboratorium Pembelajaran Nyata
FINCESTEM di Kabupaten OKU Timur menjadikan potensi daerah sebagai laboratorium pembelajaran nyata. Peserta didik mengkaji aspek finansial melalui kebanksentralan, koperasi, perbankan mini, pengelolaan keuangan, transaksi, investasi, dan ekonomi lokal. Eksplorasi budaya dan potensi sumber daya dilakukan melalui kajian serta observasi terhadap pertanian, perkebunan, dan perikanan, termasuk komoditas lokal, teknik budidaya, kearifan masyarakat, dan pengelolaan sumber daya alam. Pendekatan STEM diterapkan melalui pemanfaatan teknologi budidaya, perancangan alat sederhana, serta analisis matematis terhadap produktivitas, biaya, pendapatan, dan keuntungan. Hasil kegiatan kemudian diolah menjadi laporan dan dokumentasi video kreatif sebagai bentuk analisis, refleksi, dan publikasi pembelajaran.
Jadwal & Lembar Kerja Ekspedisi
Tahap 3 AktifHari 1: Orientasi & Pemetaan Finansial Lumbung Pangan Belitang
Pengenalan ekosistem distribusi hasil panen padi sawah irigasi teknis Belitang serta tata kelola permodalan gapoktan.
Hari 2: Eksplorasi Budaya & Tradisi Tenun Songket Komering
Menelusuri sejarah kain tradisional, teknik pewarnaan alami tumbuhan tepian sungai, dan narasi kearifan tetua adat.
Hari 3: STEM: Rekayasa Sistem Irigasi Komering & Sensor Tanah
Pengujian lapangan hidrologi pintu air Bendungan Perjaya, pengukuran parameter kelembapan tanah, dan integrasi IoT mikrokontroler.
Hari 4: Eksplorasi Lapangan: Agrowisata Buah & Smart Farming Belitang
Studi banding teknik budidaya modern, greenhouse otomatisasi penyiraman, dan pengolahan pascapanen bernilai tambah.
Hari 5: Gelar Karya, Expo Finansial & Refleksi Program OKU Timur
Presentasi purwarupa sensor irigasi, simulasi bazar produk olahan tani, dan penyerahan penghargaan kelompok berprestasi.
Peta Lokasi Riset Hari 3
Bendungan & Pintu Air Perjaya
Jantung irigasi persawahan Belitang
Pusat Pendamping Lapangan
Guru Pembimbing SMAN 1 Belitang
FINCESTEM di Luar Kabupaten OKU Timur
Belitang – Semarang – Malang – Bromo – Yogyakarta – Belitang
FINCESTEM di Luar Kabupaten OKU Timur dirancang sebagai perjalanan pembelajaran yang menghubungkan Belitang–Semarang–Malang–Bromo–Yogyakarta–Belitang. Rute ini mempertemukan peserta didik dengan berbagai pusat keunggulan di bidang pendidikan, ekonomi, kebudayaan, agribisnis, ekonomi kreatif, teknologi, serta fenomena geologi, vulkanisme, lingkungan, pariwisata, dan kehidupan masyarakat. Pembelajaran dilaksanakan melalui observasi terstruktur, wawancara mendalam, analisis data lapangan, penyusunan laporan, pengembangan produk karya, serta refleksi.
5 Etape Ekspedisi Belitang – Jawa – Belitang
Observasi terstruktur, analisis data lapangan & refleksi mendalam
Belitang – Semarang: Perjalanan Ekspedisi & Manajemen Kelompok
directions_bus Lintas Belitang – Selat Sunda – Jalur Trans-Jawa Semarang
Fokus dimensi Kemandirian: Manajemen logistik perorangan dan regu, kedisiplinan jadwal mobilitas lintas pulau, serta orientasi awal instrumen observasi.
Pedoman Keselamatan & Logistik Ekspedisi
LKPD 1: Checklist Manajemen Tim & Jurnal Mobilitas
Semarang: Sejarah, Arsitektur Kota Lama & Ekonomi Pesisir
location_city Kawasan Kota Lama & Sentra Industri Kreatif Semarang
Fokus dimensi Penalaran Kritis & Kewargaan: Menelaah akulturasi arsitektur kolonial-nusantara, konservasi pusaka cagar budaya, serta rantai pasok ekonomi kreatif berbasis pariwisata heritage.
Studi Akulturasi & Revitalisasi Kota Lama
LKPD Catatan Budaya, Wawancara Pelaku UMKM & Analisis Dampak
Malang: Hortikultura Modern, Pascapanen & Riset Pendidikan
science Pusat Agroteknologi, Smart Greenhouse & Kampus Riset Malang
Fokus dimensi Penalaran Kritis & Kreativitas: Studi komparasi sistem hortikultura Malang dengan pertanian Belitang, efisiensi rantai pasok pascapanen, serta perancangan ide solusi prototipe agrikultur modern.
Kawasan Bromo: Geologi, Vulkanisme & Kearifan Suku Tengger
landscape Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)
Fokus dimensi Penalaran Kritis & Kewargaan: Observasi geomorfologi kaldera vulkanik aktif, dinamika ekosistem savana lautan pasir, serta nilai spiritual dan etika lingkungan masyarakat adat Suku Tengger.
Yogyakarta – Belitang: Budaya Mataram, Ekonomi Kreatif & Refleksi
account_balance Keraton Yogyakarta, Malioboro & Perjalanan Kembali ke Belitang
Fokus dimensi Kreativitas, Kewargaan & Kemandirian: Eksplorasi tradisi adiluhung Mataram dan dinamika UMKM kreatif, penyusunan draf laporan komparatif holistik, kurasi video karya, serta refleksi menyeluruh pembelajaran melampaui ruang kelas.
STEM: Rekayasa Irigasi Komering & Analisis Kualitas Air Pertanian Belitang
Siswa melakukan pengukuran debit aliran air saluran sekunder Belitang, menguji kadar keasaman (pH) tanah sawah dengan sensor digital portabel, serta merumuskan rekomendasi efisiensi irigasi ramah lingkungan.
Status: LKPD Siap Diunggah
Tenggat Pengumpulan: Hari ini, 21:00 WIB
1. Materi Pembelajaran
Slide Presentasi Modul Irigasi & IoT
Modul-03-Irigasi-IoT.pdf • 14.2 MB
Video: Kalibrasi Sensor pH Tanah
Panduan teknis pengujian lapangan per kelompok
2. Lembar Kerja (LKPD)
LKPD-03: Formulir Pengujian Parameter Air & Skema Irigasi
Template resmi Belitang Water Quality Index
Ketuk untuk Mengunggah Laporan
Atau pilih berkas laporan kelompok Anda
3. Dokumentasi Aktivitas
1. Pengukuran debit air di Pintu Air Belitang
2. Uji lab kimia air bersama guru pembimbing
3. Diskusi kelompok siswa XI MIPA 1
4. Pencatatan data pada lembar kerja digital